Rabu, 22 Oktober 2014

peranan TI tugas ketiga



A.  Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari
Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi informasi sangat mempengaruhi teknologi komunikasi. Teknologi informasi dan komunikasi seakan-akan tidak dapat dipisahkan, sehingga lahirlah istilah TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang sangat populer sekarang ini. Perpaduan keduanya semakin berkembang cepat dengan adanya media Internet. Teknologi internet telah merubah cara orang berkomunikasi.
Email, merupakan kunci utama perubahan cara berkomunikasi. Dengan hanya mempunyai satu alamat email, kita dapat mengikuti berbagai model komunikasi yang ada di Internet. Beberapa model komunikasi itu, diantaranya :
1.         Forum
2.         Milis/Group
3.         Situs jejaring sosial
4.         Blog
5.         Situs sharing file
6.         E-learning menggunakan teleconference
Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Teknologi informasi dan komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitas.

 Beberapa penerapan dari teknologi informasi dan komunikasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sector perbankan, pendidikan, dan kesehatan.
   1.      Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perusahaan
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan perubahan pada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprise Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup system manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan.
   2.      Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis
Dalam dunia bisnis teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara ektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
   3.      Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perbankan
Dalam dunia perbankan teknologi informasi dan komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui internet banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.
   4.      Penerapan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pendidikan.
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
   5.      Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kesehatan.
System berbasis kartu cerdas (Smart Card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang data ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan computer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
Boleh diakui masyarakat masa kini tidak bisa lepas dari internet. Internet bisa menguntungkan namun terkadang bisa juga merugikan. Empat puluh tahun sejak ditemukan internet terus berevolusi. Selain mendapat keunggulan lebih cepat, lama penyimpanannya dan luas sebarannya tidak dapat dipungkiri juga terdapat kelemahan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, diantaranya lemah dari sisi keamanan, kelemahan terbesar internet saat ini adalah kurang mapannya teknik manajemen jaringan. Itu sebabnya, salah satu lembaga bernama National Science Foundation berambisi dalam membuat perangkat manajemen jaringan terbaru. Dengan perangkat ini system reboot, pengumpulan data dan tugas lainnya bisa dilakukan secara otomatis.
B. Teknologi Informasi dan Komunikasi Menduduki Peran Strategis
Sebagian besar dari sejarah industri berisi catatan tentang perkembangan teknis, perubahan alat-alat atau mesin-mesin yang dipergunakan dan sebagainya yang lebih banyak dari perkembangan teknologi informasi. Alat-alat atau mesin-mesin baru yang bersangkutan hanya menimbulkan dampak pada unsur fisik dari kegiatan perusahan. Penemuan dan pemakaian mesin-mesin baru dalam zaman revolusi-revolusi ini tidak mempunyai pengaruh yang besar pada pengolahan manusia, pengolahan informasi masih informasi masih tetap hanya dilakukan oleh manusia. Sekarang perimbangan kecepatan kemajuan teknologi telah berubah. Kini teknologi untuk mengolah informasi lebih cepat perkembangannya dari perkembangan teknologi untuk kegiatan fisik dan biayanya semakin murah. Biaya untuk menyimpan data, mengolah data dan untuk menyebarkan hasil-hasilnya terus menurun dengan cepat.
Revolusi teknologi informasi menyebabkan orang dengan cepat mengetahui berita dan dengan cepat pula mengirimkan berita, jadi terciptalah komunikasi yang efektif. Orang berusaha menanggapinya, memperbaiki apa yang ada, meningkatkannya dan menciptakan hal yang baru. Dan terjadilah perkembangan yang berantai. Revolusi informasi tidak hanya merubah proses memperoleh berita, dan sulit menjadi mudah melainkan melahirkan alat, teknik-teknik dan mesin yang dibuat di tempat lain yang diketahui serta dimengertinya dengan jelas dari informasi (dari uraian  dan lukisan di majalah, TV, selebaran dan sebagainya). Dalam revolusi industri, kereta api memperpendek waktu yang diperlukan untuk melalukan perjalanan, termasuk perjalanan berita dari beberapa hari menjadi beberapa jam. Kini revolusi teknologi informasi memperpendek waktu itu secara lebih drastis. Suatu berita dapat mencapai keseluruh dunia dalam waktu beberapa menit lewat berita yang cepat dari berbagai penemuan. Demikianlah revolusi teknologi informasi mempengaruhi berbagai segi kehidupan.
Dalam rangka ini, terciptalah misalnya mesin pencatat kehadiran pegawai di tempat kerja, karena itu dikatakan bahwa revolusi teknologi informasi mempunyai peran yang strategis. Apabila pemakaian teknologi baru yang lain (yang bukan teknologi informasi)  hanya bersifat penggantian alat tanpa menimbulkan perubahan yang berarti pada berbagai segi penting dari perusahaan, termasuk prosedur, maka pemakaian  teknologi informasi dan komunikasi menimbulkan perubahan  yang banyak pada berbagai segi dari kegiatan perusahaan, termasuk prosedur.
Teknologi informasi dan komunikasi banyak mempengaruhi setiap unsur rantai nilai, mengubah cara melaksanakan kegiatan bernilai, serta mengubah hubungan antar kegiatan tersebut. Teknolgi informasi menyebabkan komunikasi jarak jauh dapat dilakukan dengan mudah. Dan juga menyebabkan informasi tentang keadaan konsumen, harga bahan mentah dan keadaan pasar di semua negara dapat diketahui dengan mudah dan cepat. Hal ini membantu pembukaan cabang perusahaan menjadi mudah, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga luar negeri. Demikianlah teknologi informasi dan komunikasi menimbulkan perubahan bekerja, memperluas daerah kompetisi dan pada cara membuat suatu produk. Tehnologi informasi yang menunjang adanya komunikasi. Contohnya yaitu Telepon, Telegram, Telex, Faximile, Surat Kabar, Majalah, dan sebagainya. Suatu teknologi komunikasi yang banyak dipergunakan dan besar dukungannya terhadap revolusi teknologi informasi adalah komputer dapat digunakan sebagai mesin ketik yang istimewa yang dapat digunakan untuk mengolah kata, membentu berpikir, termasuk simulasi, selain itu komputer juga dapat digunakan untuk merancang informasi, termasuk desain dan lukisannya.









Referensi
Abdul Khamid, 2012, Pengantar Teknologi Informasi, abdulkhamid01ptix1funindra.wordpress.com, diakses tgl 20 September 2014, Jam 20.00.
Fachmi Tamzil, 2012, Peran Teknologi Informasi Dalam Dunia Komunikasi, www.esaunggul.ac.id, diakses tgl 20 September 2014, Jam 20.30.
Sudrajat, Sugito, “Sistem Informasi Manajemen”, Semarang. 1998. Tong, Khoe
Yao Tung Khoe, “Pemasaran dan Bisnis di Internet”, Jakarta. 1996. Gramedia

komponen dan klasifikasi TI tugas2


A.   Komponen – Komponen Sistem Teknologi Informasi
Sistem Teknologi Informasi adalah sistem yang terbentuk sehubungan dengan penggunaan teknologi informasi. System Teknologi Informasi terdiri dari sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur (Ladjamudin, 2005).

Komponen-komponen system teknologi informasi terdiri dari :
a.      Manusia
Manusia diperlukan dalam operasi system informasi. Sumber daya manusia ini meliputi pemakai akhir dan pakar system. Pemakai akhir adalah orang yang menggunakan informasi yang dihasilkan system informasi, misalnya pelanggan, pemasok, teknisi, mahasiswa, dosen dan orang-orang yang berkepentingan. Sedangkan pakar system informasi adalah orang yang mengembangkan dan mengoperasikan system informasi, misalnya system analyst, developer, operator system dan staf administrasi lainnya (Mulyanto,2009).
b.      Hardware
Sumber daya hardware adalah semua peralatan yang digunakan dalam memproses informasi, misalnya computer dan periferalnya, lembar kertas, disk magnetic atau optik dan flash disk (Mulyanto,2009).
c.       Software
                  Software merupakan sekumpulan perintah/fungsi yang ditulis dengan aturan tertentu untuk memerintahkan computer agar melaksanakan sesuatu (Ladjamudin.2005).
 d.      Data
Data merupakan dasar sumber daya organisasi yang diperlukan untuk memproses informasi. Data dapat berbentuk teks, gambar, audio maupun video. Sumber daya informasi umumnya diatur, disimpan dan diakses oleh berbagai pengelolaan sumber daya data ke dalam database dan dasar pengetahuan (Ladjamudin,2005).
e.       Jaringan
Sumber daya jaringan merupakan media komunikasi yang menghubungkan computer, pemproses komunikasi dan peralatan lainnya dengan kendali software komunikasi. Jaringan dapat berupa kabel, satelit, seluler dan pendukung jaringan seperti modem, software pengendali serta prosesor antar jaringan (Ladjamudin,2005)
Keseluruhan komponen system informasi tersebut saling terkait satu sama lain dalam system informasi. System informasi dibangun menggunakan teknologi komunikasi dan informasi yaitu hardware, software dan jaringan. Ketiga komponen tersebut dipakai untuk mengolah data yang diperoleh untuk menghasilkan informasi yang lebih bermanfaat. Keseluruhan proses pengolahan informasi tidak lepas dari komponen manusia. Manusia adalah komponen penting system informasi karena system informasi adalah benda yang tidak bermanfaat bila tidak digunakan oleh manusia.


Komponen Utama Teknologi Informasi
1.      Hardware (HW)
Adalah istilah umum yang merujuk pada bagian-bagian fisik dari sebuah teknologi.
2.      Software (SW)
Adalah sekelompok item atau objek yang membentuk “konfigurasi” dimana di dalamnya termasuk :  Program, Dokumen, Data
3.      Brainware (BW)
Adalah istilah yang digunakan untuk manusia yang berhubungan dengan system computer.
Komponen Pendukung Teknologi Informasi
1.      Firmware
Adalah perangkat lunak yang “ditanamkan” ke perangkat keras secara semi permanen.
2.      Infoware
User manual, SOP, Cyber Law


   B.   Klasifikasi Teknologi Informasi
1 .      Klasifikasi teknologi informasi berdasarkan data yang diolah
Berdasarkan data atau sinyal masukan yang diolah, teknologi informasi dapat diklasifikasikan menjadi komputer analog, komputer digital, dan komputer hybrid.

   -        Komputer Analog
Digunakan untuk mengolah data yang sifatnya berkelanjutan bukan berupa data angka, melainkan dalam bentuk fisik seperti arus listrik, temperature, kecepatan, tekanan, dan lain-lain. Output computer analog biasanya berupa pengaturan atau pengendalian sebuah mesin. Computer ini banyak digunakan pada pengendalian industri kimia, pembangkit listrik, penyulingan minyak, atau rumah sakit untuk memantau denyut jantung. Kelebihan jenis computer ini adalah kecepatan yang dimilikinya dalam menerima data dalam besaran fisik dan langsung mengolah data tersebut tanpa harus melalui proses konversi. Keluaran yang dihasilkan biasanya dalam bentuk grafik. Kekurangan yang dimilikinya terletak pada ketepatan yang dimilikinya masih lebih rendah disbanding jenis computer digital.
   -        Komputer Digital
Digunakan untuk mengolah data dalam bentuk angka atau huruf. Jenis computer ini biasa digunakan untuk aplikasi bisnis dan teknik. Keunggulan computer ini adalah tingkat ketepatannya yang lebih tinggi disbanding computer analog, dapat menyimpan data, dapat melakukan operasi logika, data yang disimpan dapat dikoreksi, output yang dihasilkan dapat berupa angka, huruf, grafik, atau gambar.

   -         Komputer Hybrid
Merupakan kombinasi antara computer analog dan computer digital. Karena digunakan untuk aplikasi khusus, diperlukan computer yang lebih cepat dari computer digital dan lebih tepat dari computer analog.

  
2.      Klasifikasi teknologi informasi berdasarkan fungsi system
Berdasarkan fungsinya computer dibagi menjadi dua kategori, yaitu computer dengan tujuan khusus (special purpose computer) dan computer dengan tujuan umum (general purpose computer).
  -         Special Purpose Computer
Merupakan jenis computer yang dirancang dan digunakan untuk tujuan-tujuan pemakaian pada masalah khusus dan biasanya hanya berupa satu masalah saja. Jenis computer ini dapat berupa computer digital atau analog. Jenis computer ini banyak dikembangkan untuk pengendalian otomatis pada proses industry, untuk tujuan militer atau navigasi di kapal selam dan pesawat untuk bidang diagnosis di kedokteran dan sebagainya.
  -         General Purpose Computer
Merupakan jenis computer yang dirancang dan digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah. Dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai macam program dan permasalahan yang berbeda seperti pengolahan kata, grafis, permainan, multimedia, dan lain-lain. Yang termasuk dalam jenis computer ini adalah PC (Personal Computer) yang biasa digunakan di rumah, kantor atau sekolah.


3.      Klasifikasi teknologi informasi berdasarkan size/ukuran
   -         Komputer Besar
Komputer besar biasa juga dsebut mainframe merupakan jenis computer yang digunakan pada perusahaan skala besar untuk manangani pemprosesan data dengan volume sangat besar.
   -         Komputer Menengah
Computer ini disebut juga medium-scale mainframe computer. Computer jenis ini dapat mempunyai bermacam-macam alat input dan output.
   -         Komputer Kecil
Komputer ini disebut juga small-scale mainframe computer. Computer jenis ini banyak digunakan untuk multiprogramming, multiprocessing dan virtual storage.
   -         Komputer Mini
Komputer mini atau mini computer sering juga disebut Midrange, biasa digunakan pada perusahaan-perusahaan skala menengah sebagai server.
   -         Komputer Mikro
Adalah computer personal (personal computer/PC) yang umumnya single user atau stand alone, namun saat ini telah banyak PC yang dilengkapi dengan peripheral card untuk koneksi jaringan atau internet.







Referensi

Aafonix, Klasifikasi Teknologi Informasi, http://aafonix.student.umm.ac.id/category/teknologi-informasi/klasifikasi-teknologi-informasi/, diakses tgl 23 September 2013, Jam 17.51.
Abhique, Komponen-komponen Teknologi Informasi, http://abhique.blogspot.com/2012/11/komponen-komponen-sistem-informasi.html.,  diakses tgl 23 September 2013, Jam 20.38.
Arfionova, Pio, Komponen Utama Teknologi Informasi, http://arfianova.blogspot.com/2011/09/komponen-teknologi-informasi-komponen.html., diakses tgl 23 September 2013, Jam 17.38.
Suprisaragihs, Komponen Teknologi Informasi, http://suprisaragihs.blogspot.com/2013/05/komponen-sistem-teknologi-informasi.html., diakses tgl 23 September 2013, Jam 17.16.


Diposkan oleh Tifa Mufida di 18.07