Selasa, 21 Oktober 2014

penertian teknologi informasi tugas 1



HAKIKAT TEKNOLOGI  INFORMASI
  A.   Hakikat Informasi

1.     Pengertian Informasi

Berbicara mengenai informasi, tidak dapat dipisahkan dengan yang namanya data. Untuk itu, sebelum memahami konsep informasi dalam hal ini akan dibahas sepintas tentang data. Menurut Susanto (2002) data adalah fakta atau apa pun yang dapat digunakan sebagai input dalam menghasilkan informasi. Data dapat berupa bahan untuk diskusi pengambilan keputusan, perhitungan, atau pengukuran.
Menurut Susanto (2002) informasi merupakan hasil dari pengolahan data , akan tetapi tidak semua hasil dari pengolahan  tersebut dapat menjadi informasi. Hasil pengolahan data yang tidak memberikan makna atau arti serta tidak bermanfaat bagi seseorang bukanlah merupakan informasi bagi orang tersebut. Dari uraian tentang informasi ada tiga hal penting yang harus di perhatikan, di antaranya :
-          Informasi merupakan hasil pengolahan data
-          Memberikan makna
-          Berguna atau bermanfaat
Selain dari pengertian informasi tersebut Mc. Leod (Susanto,2002) mengemukakan bahwa suatu informasi yang berkualitas harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
-          Akurat
-          Tepat waktu
-          Relevan, dan
-          Lengkap
Berbicara tentang informasi menurut Koswara (1998)tidak pernah ada informasi yang bersifat “netral”.  Suatu informasi yang diciptakan berkaitan dengan konteks pola piker tertentu untuk melayani kebutuhan-kebutuhan, baik yang bersifat nasional, organisasi maupun kebutuhan personal atau pribadi. Informasi tidak dapat dikatakan baik atau buruk penilaian seprti itu hanya dibuat oleh pemakai informasi yang banyak bergantung pada pengetahuan dan pola pandang masing-masing. Untuk itu, mari kita harus memiliki pengetahuan yang memadai tentang ragam sumber informasi. Pemahaman akan keragaman informasi tersebut akan membantu kita dalam mengakomodasi, menganalisi, dan mendesiminasi informasi lebih lanjut. Apabila hal itu tidak tampak pada diri kita, tidak mustahil akan menimbulkan kebingungan dan kesalahan perlakuan terhadap informasi yang sampai pada diri kita.
2.      Komponen-komponen Informasi
Dalam fenomena yang multi-dimensional, kita dapat mengenal enam komponen informasi yang masing-masing memiliki sifat, karakteristik, dan kekhasan masing-masing. Adapun keenam komponen atau jenis informasi tersebut adalah sebagai berikut :
a.    Absolute information, merupakan ‘pohonnya’ informasi, yaitu jenis informasi yang disajikan dengan suatu jaminan dan tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
b.    Sustitutional information, yaitu jenis informasi yang merujuk kepada kasus dimana konsep informasi digunakan untuk sejumlah informasi. Dalam ppengertian ini, informasi kadangkala diganti dengan istilah ‘komunikasi’.
c.    Philosophic information, yaitu jenis informasi yang berkaitan dengan konsep-konsep yang menghubungkan informasi pada pengetahuan dan kebijakan.
d.   Subjective information, yaitu jenis informasi yang berkaitan dengan perasaan emosi manusia. Kehadiran informasi ini bergantung pada orang yang menyajikannya.
e.    Objective information, yaitu jenis informasi yang merujuk pada karakter logis informasi-informasi tertentu..
f.     Cultural information, yaitu informasi yang memberikan tekanan pada dimensi kultural.
Keenam komponen informasi tersebut, satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan memiliki unsur ketergatungan. Dalam memberikan pemahaman terhadap suatu komponen, informasi tidak terlepas dari pengetahuan unsur budaya seseorang.
 

  B.   Hakikat Teknologi Informasi

3.     Pengertian Teknologi
Sebelum anda mengenal lebih jauh tentang teknologi informasi, sebaiknya memahami terlebih dahulu pengertian teknologi. Mengingat kebanyakan orang berfikir bahwa “teknologi” hanya yang berkaitan dengan mesin atau alat-alat elektronik. Oleh karena itu beriku ini akan dikemukakan.
Pengertian dasar teknologi. Menurut Nasution (1995) istilah teknologi berasal dari bahasa Yunani yaitu technologia yang menurut Webster Dictionary berarti systematic treatment atau penanganan sesuatu secara sistematis, sedangkan techne sebagai dasar kata teknologi berarti art, skill, science atau keahlian, keterampilan, ilmu, sejalan dengan pengertian tersebut, Salisbury (1996) mengemukakan bahwa kata teknologi, sebagaimana digunakan oleh para ilmuwan dan para filosofis ilmu pengetahuan menunjuk kepada cara dimana kita menggunakan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah praktis. Ini mungkin tidak termasuk mesin dalam teknologi, tetapi dalam hal ini selalu menerapkan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, teknologi dalam istilah yang benar, menunjuk kepada segala upaya untuk memecahkan masalah-masalah manusia. Itu berarti suatu cara untuk mengatur orang , peristiwa-peristiwa, dan mesin dengan menggunakan pengetahuan dan membuktikan alat-alat, prosedur dan teknik.

4.     Pengertian Teknologi Informasi

Secara sederhana “teknologi informasi” dapat dikatakan sebagai ilmu yang diperlukan untuk mengolah informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. Isi dari ilmu tersebut dapat berupa prosedur, cara-cara dan teknik-teknik untuk mengumpulkan, meyimpan, mengolah atau menelusuri informasi secara efesien dan efektif. Dengan kata lain teknologi informasi adalah serangkain tahapan penanganan informasi, yang meliputi penciptaan informasi, pemeliharaan saluran inforamasi, seleksi dan transmisi informasi, penerimaan informasi secara selektif, penyimpanan dan penelusuran informasi, dan penggunaan informasi.


Referensi
Darmawan, deni dkk. 2006. Dasar Teknologi Informasi dan Komukasi. Bandung: Upi Press

Tidak ada komentar:

Posting Komentar